OTOJATIM – Suzuki XL7 menunjukkan posisi kuat di pasar SUV tiga baris Jawa Timur. PT Buana Indomobil Trada (BIT) Jawa Timur menyebut XL7 menguasai sekitar 43 persen market share di segmen SUV 3-row di wilayah tersebut.
Capaian itu datang di tengah kehadiran XL7 Minor Change yang mendapat respons positif dari konsumen. Sejak diperkenalkan, BIT Jawa Timur telah mencatat 145 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk XL7 terbaru.
Area Manager PT Buana Indomobil Trada Jawa Timur, Agus Henriyanto Tan, mengatakan XL7 menjadi satu-satunya model di segmen SUV 3-row yang menurut data BIT mengalami pertumbuhan penjualan dari 2025 ke 2026.
“Di kelas SUV 3-row, kami bersyukur dari tahun 2025 ke 2026 XL7 menjadi satu-satunya yang growth secara pertumbuhan penjualan,” ujar Agus saat ditemui di Surabaya, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Agus, posisi XL7 tersebut membuat Suzuki memiliki pijakan kuat di segmen SUV keluarga berkapasitas tujuh penumpang di Jawa Timur.
145 SPK XL7 Terbaru
Respons terhadap XL7 Minor Change juga terlihat dari capaian pemesanan pada periode awal setelah peluncuran.
BIT Jawa Timur mencatat sekitar 145 SPK XL7. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 konsumen masih dalam proses mendapatkan unit.
Agus mengatakan kondisi tersebut terjadi karena XL7 Minor Change baru memasuki tahap awal distribusi. BIT telah menyiapkan produk sejak awal peluncuran, namun proses distribusi dilakukan secara bertahap seiring persiapan seremoni penyerahan dan memastikan kualitas unit.
“Secara umum produk ini memang sudah kami siapkan dari awal pertama launching. Cuma memang karena momen waktu untuk launching, untuk ceremony delivery dan mempersiapkan kualitas yang lebih baik,” jelasnya.
Ia memastikan konsumen tidak perlu menunggu hingga berbulan-bulan untuk mendapatkan kendaraan.
Menurut Agus, ketersediaan unit di Jawa Timur akan semakin siap dalam waktu dekat sehingga proses pemenuhan pesanan dapat berjalan lebih lancar.
XL7 Minor Change Diserahkan ke Konsumen
Respons awal tersebut kemudian diwujudkan melalui Regional Handover Ceremony Suzuki XL7 Minor Change yang digelar BIT Jawa Timur pada Sabtu (5/9/2026).
Rangkaian acara dimulai dari jaringan Suzuki BIT di Kenjeran, Surabaya. Konsumen yang menjadi penerima awal XL7 Minor Change mengikuti konvoi menuju Black Owl di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.
Setibanya di Black Owl, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni penyerahan kendaraan dan apresiasi kepada konsumen yang menjadi bagian dari gelombang awal pemilik XL7 Minor Change.
Rangkaian tersebut menjadi momentum bagi BIT untuk memperkenalkan XL7 terbaru secara langsung kepada konsumen sekaligus menandai dimulainya distribusi unit di Jawa Timur.
Market Share Suzuki di Jatim Menguat
Kinerja XL7 turut menjadi bagian dari penguatan posisi Suzuki di pasar Jawa Timur.
Data yang dipaparkan BIT menunjukkan market share Suzuki di Jawa Timur meningkat dari 7,3 persen pada 2025 menjadi 11,2 persen pada 2026, atau naik 3,9 poin persentase. Suzuki juga sempat mencatat market share hingga 14 persen pada periode 2026.
Selain XL7, Suzuki Fronx juga disebut memiliki posisi kuat dengan market share sekitar 50 persen di segmennya. Sementara pada kendaraan komersial, Suzuki Carry mencatat market share sekitar 58 persen berdasarkan data yang dipaparkan BIT.
Agus melihat performa produk-produk tersebut menunjukkan kebutuhan konsumen Jawa Timur terhadap kendaraan dengan karakter dan fungsi yang beragam.
Teknologi Hybrid Makin Diterima
Di sisi lain, Agus melihat teknologi hybrid semakin mendapatkan tempat di pasar kendaraan penumpang Suzuki di Jawa Timur.
Menurut dia, sekitar 70 persen penjualan passenger car Suzuki di Jawa Timur telah berasal dari kendaraan hybrid.
“Teknologi hybrid menurut saya jauh lebih cocok untuk penggunaan di Jawa Timur. Dari kontribusi passenger car sendiri, hybrid sudah sekitar 70 persen,” kata Agus.
XL7 terbaru sendiri tersedia dalam pilihan varian hybrid dan non-hybrid. New Alpha Hybrid dan New Beta Hybrid menggunakan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), sementara New Zeta menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan XL7 tanpa sistem hybrid.
Dengan posisi 43 persen di segmen SUV 3-row serta respons awal 145 SPK, BIT Jawa Timur melihat XL7 Minor Change memiliki peluang untuk mempertahankan performanya di pasar Jawa Timur.
Agus pun optimistis pertumbuhan penjualan Suzuki di wilayah tersebut dapat berlanjut hingga akhir tahun seiring meningkatnya aktivitas pasar dan perluasan jaringan BIT di berbagai daerah Jawa Timur.
![]() |
| Suzuki XL7 Minor Change dilepas dalam rangkaian Regional Handover Ceremony PT Buana Indomobil Trada Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (5/9/2026). |
Area Manager PT Buana Indomobil Trada Jawa Timur, Agus Henriyanto Tan, mengatakan XL7 menjadi satu-satunya model di segmen SUV 3-row yang menurut data BIT mengalami pertumbuhan penjualan dari 2025 ke 2026.
“Di kelas SUV 3-row, kami bersyukur dari tahun 2025 ke 2026 XL7 menjadi satu-satunya yang growth secara pertumbuhan penjualan,” ujar Agus saat ditemui di Surabaya, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Agus, posisi XL7 tersebut membuat Suzuki memiliki pijakan kuat di segmen SUV keluarga berkapasitas tujuh penumpang di Jawa Timur.
145 SPK XL7 Terbaru
Respons terhadap XL7 Minor Change juga terlihat dari capaian pemesanan pada periode awal setelah peluncuran.
BIT Jawa Timur mencatat sekitar 145 SPK XL7. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 konsumen masih dalam proses mendapatkan unit.
Agus mengatakan kondisi tersebut terjadi karena XL7 Minor Change baru memasuki tahap awal distribusi. BIT telah menyiapkan produk sejak awal peluncuran, namun proses distribusi dilakukan secara bertahap seiring persiapan seremoni penyerahan dan memastikan kualitas unit.
“Secara umum produk ini memang sudah kami siapkan dari awal pertama launching. Cuma memang karena momen waktu untuk launching, untuk ceremony delivery dan mempersiapkan kualitas yang lebih baik,” jelasnya.
Ia memastikan konsumen tidak perlu menunggu hingga berbulan-bulan untuk mendapatkan kendaraan.
Menurut Agus, ketersediaan unit di Jawa Timur akan semakin siap dalam waktu dekat sehingga proses pemenuhan pesanan dapat berjalan lebih lancar.
XL7 Minor Change Diserahkan ke Konsumen
Respons awal tersebut kemudian diwujudkan melalui Regional Handover Ceremony Suzuki XL7 Minor Change yang digelar BIT Jawa Timur pada Sabtu (5/9/2026).
Rangkaian acara dimulai dari jaringan Suzuki BIT di Kenjeran, Surabaya. Konsumen yang menjadi penerima awal XL7 Minor Change mengikuti konvoi menuju Black Owl di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.
![]() |
| Pembeli awal Suzuki XL7 Minor Change menerima apresiasi dalam Regional Handover Ceremony PT Buana Indomobil Trada Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (5/9/2026). |
Rangkaian tersebut menjadi momentum bagi BIT untuk memperkenalkan XL7 terbaru secara langsung kepada konsumen sekaligus menandai dimulainya distribusi unit di Jawa Timur.
Market Share Suzuki di Jatim Menguat
Kinerja XL7 turut menjadi bagian dari penguatan posisi Suzuki di pasar Jawa Timur.
Data yang dipaparkan BIT menunjukkan market share Suzuki di Jawa Timur meningkat dari 7,3 persen pada 2025 menjadi 11,2 persen pada 2026, atau naik 3,9 poin persentase. Suzuki juga sempat mencatat market share hingga 14 persen pada periode 2026.
Selain XL7, Suzuki Fronx juga disebut memiliki posisi kuat dengan market share sekitar 50 persen di segmennya. Sementara pada kendaraan komersial, Suzuki Carry mencatat market share sekitar 58 persen berdasarkan data yang dipaparkan BIT.
Agus melihat performa produk-produk tersebut menunjukkan kebutuhan konsumen Jawa Timur terhadap kendaraan dengan karakter dan fungsi yang beragam.
Teknologi Hybrid Makin Diterima
Di sisi lain, Agus melihat teknologi hybrid semakin mendapatkan tempat di pasar kendaraan penumpang Suzuki di Jawa Timur.
Menurut dia, sekitar 70 persen penjualan passenger car Suzuki di Jawa Timur telah berasal dari kendaraan hybrid.
“Teknologi hybrid menurut saya jauh lebih cocok untuk penggunaan di Jawa Timur. Dari kontribusi passenger car sendiri, hybrid sudah sekitar 70 persen,” kata Agus.
XL7 terbaru sendiri tersedia dalam pilihan varian hybrid dan non-hybrid. New Alpha Hybrid dan New Beta Hybrid menggunakan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), sementara New Zeta menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan XL7 tanpa sistem hybrid.
Dengan posisi 43 persen di segmen SUV 3-row serta respons awal 145 SPK, BIT Jawa Timur melihat XL7 Minor Change memiliki peluang untuk mempertahankan performanya di pasar Jawa Timur.
Agus pun optimistis pertumbuhan penjualan Suzuki di wilayah tersebut dapat berlanjut hingga akhir tahun seiring meningkatnya aktivitas pasar dan perluasan jaringan BIT di berbagai daerah Jawa Timur.


